← Kembali ke Artikel

Adaptasi Kurikulum Merdeka: SMPN 27 Malang Prioritaskan Kesejahteraan Psikologis Siswa

Adaptasi Kurikulum Merdeka: SMPN 27 Malang Prioritaskan Kesejahteraan Psikologis Siswa
Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 27 Malang semakin diperkuat dengan prinsip pembelajaran humanis. Fokus utamanya adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis, di mana kesalahan dianggap sebagai bagian dari proses belajar, bukan kegagalan yang memalukan.
Pihak sekolah menyadari bahwa bakat dan minat hanya akan muncul jika siswa merasa dihargai. Oleh karena itu, SMPN 27 Malang menerapkan sistem pembelajaran berdiferensiasi. Dalam satu kelas, tugas yang diberikan bisa berbeda-beda sesuai dengan minat siswa.
Misalnya, pada materi lingkungan hidup, siswa yang gemar menggambar boleh mengumpulkan tugas dalam bentuk poster, sedangkan siswa yang hobi bicara boleh mengumpulkan rekaman podcast. Strategi ini terbukti efektif menurunkan tingkat stres siswa dan meningkatkan partisipasi aktif di kelas, karena setiap anak merasa "terlihat" dan dilayani kebutuhannya.
Layanan sekolah